Merawat Baterai Tamiya

Tuesday, September 16th, 2014 - Tips & Trik Tamiya

Cara merawat baterai untuk tamiya sebaiknya dilakukan sebelum digunakan dalam perlombaan. Dengan merawat baterai sebelum lomba bertujuan untuk memperoleh performa baterai yang maksimum. Untuk merawat baterai tamiya dapat menggunakan charger yang memiliki fungsi charge dan discharge yang berkesinambungan untuk beberapa kali. Pada charger yang dapat digunakan untuk merawat baterai tamiya minimal ada fungsi cycle.

baterai tamiya

Tujuan Merawat Baterai Tamiya

Advertistment

Tujuan merawat baterai untuk tamiya terutama tipe NICD secara teknis adalah untuk menghilangkan kondisi memory effect pada baterai NICD tersebut. Untuk tipe NIMH kemungkinan untuk terjadi memory effect kecil sekali. Memory effect adalah suatu kondisi pada baterai NICD terjadi lapisan-lapisan struktur penyimpanan dimana untuk kondisi normalnya hanya terdiri dalam 1 blok media penyimpanan. Baterai NICD yang mengalami memory effect ibarat kue lapis, dimana seharusnya hanya ada 1 lapisan saja sehingga arus dari baterai dapat di keluarkan secara maksimal sekaligus. Penyebab terjadinya memory effect pada baterai NICD adalah baterai digunakan tidak sampai habis, kemudian sudah dicharge lagi tanpa dikosongkan dahulu atau baterai belum dicharge secara maksimal sudah digunakan lagi.

Tujan merawat baterai untuk tamiya bagi kita penggemar tamiya terutama yang suka dengan top speed adalah untuk mendapatkan performa baterai yang optimal sehingga kecepatan maksimu dapat diperoleh.

Cara Merawat Baterai Tamiya

Cara merawat baterai untuk tamiya pada dasarnya melakukan proses pengisian sampai maksimal secara perlahan pada baterai  kemudian mengistirahatkan sebentar sampai dingin kemudian menguras muatan baterai secara perlahan hingga habis kemudian didinginkan lagi dan kedua proses ini dilakukan secara berulang beberapa kali. Proses charge dan discharge secara berulang beberapa kali tersebut pada charger yang dapat digunakan untuk merawat baterai dikenal dengan istilah “cycle”.

Charger Yang Dapat Digunakan Untuk Merawat Baterai

Banyak charger yang dapat digunakan untuk merawat baterai  untuk tamiya. apabila pada charger tersebut minimal terdapat menu cycle maka charger tersebut dapat digunakan untuk merawat baterai tamiya. Berikut charger baterai yang pernah kami gunakan untuk merawat baterai tamiya :

  1. Powerex MHC 9000
  2. Powerex MHC 801D
  3. Turnigy Accucel 6
  4. Imax B6
  5. Hobyking HK4B6

Charger terbut semuanya memiliki menu cycle dan dapat digunakan untuk merawat baterai tamiya. Setiap tipe charger diatas memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Berikut feature merawat batere yang dapat digunakan pada tiap charger tersebut.

Powerex MHC 9000

Powerex MHC 9000

Untuk powerex MHC 9000 memiliki 3 feature yang dapat digunakan untuk merawat batere yaitu :

  • Breakin
  • Refresh & Analize
  • Cycle

Kelebihan dari charger powerex MHC 9000 ini dapat merawat 4 baterai secara simultan dengan pilihan mode secara independen tiap batere. Kemudian dapat merawat batereai berdasarkan kapasitas baterai dengan seting default 0,1 C yang telah diset oleh powerex melalui menu breakin. Untuk merawat batere tamiya dengan seting sesuai keinginan kita pada powerex MHC 9000 ini juga memiliki feature cycle dan yang terakhir dapat melakukan pengecekan kapasitas yang masih tersedia dari batere menggunakan feature refresh & analyze.

Kekurangan dari powerex MHC 9000 hanya tidak memeberikan kewenangan dari user untu menseting waktu pendinginan batere, karena powerex telah menseting default waktu tunggu 1 jam. Sehingga waktu jeda dari proses charge selesai 1 jam kemudian baru discharge dimulai dan seltalah selesai discharge maka akan menunggu 1 jam lagi untuk proses charge lagi. Selain itu proses 1 cycle pada powerex MHC 9000 ini di seting default dalam 5 tahap yaitu charge, tunggu 1 jam, discharge, tunggu 1 jam dan yang terakhir charge lagi, sehingga user harus mengosongkan lagi secara manual menggunakan feature discharge dari powerex.

Cara merawat batere dengan powerex MHC 9000 ini user tinggal pilih menu yang dinginkan, breakin untuk merawat batere yang lama tidak digunakan, cycle untuk merawat batere dengan seting sesuai keinginan user.

Powerex MHC 801D

Powerex MHC 801D

Untuk powerex MHC 801D ini dilakukan dengan menekan tombol cycle saja dan memilih proses cycle secara soft atau normal. Powerex MHC 801D memiliki kelebihan dapat melakukan cycle 8 buah batere secara simultan.

Kekurangan dari powerex MHC801D dalam merawat batere adalah user hanya diberikan 2 pilihan cycle dalam format soft dan normal. Kemudian proses cycle yang lama karena waktu tunggu 1 jam dimulai pada saat semua batere terisi penuh semua dan proses kuras selesai semua.

Cara merawat batere dengan powerex MHC 801D dilakukan dengan memasang sebuah batere dulu pada posisi paling kiri kemudian menekan tombol cycle beberapa detik sampai text condition tampil kemudian menekan tombol soft/normal untuk memilih arus chargenya.

Imax B6 Dan Turnigy Accucel 6

Turnigy Accucel 6    Imax B6

Kedua merk dan tipe ini memiliki menu dan feature yang sama persis. Feature kedua charger ini untuk merawat batere adalah cycle. Kelebihan dari kedau charger ini user diberikan kewenangan penuh dalam seting menu cycle diamana user dapat seting arus pengisian dari 0,1A sampai 6A, arus discharge dari 0,1A sampai 1A  dan dapat melakukan seting waktu tunggu (waste time) dari 1 menit hingga 120 menit.

Kelemahan dari kedua charger ini apabila ingin mendapatkan data perawatan akuran maka hanya 1 cell batere saja yang dapat dirawat. Walaupun sebenarnya dapat digunakan untuk merawat batere secara bersamaan 10 cell secara parallel, tetapi data hasil perawatan tidak mewakili 1 cell batere secara tepat.

Cara merawat batere dengan charger Imax dan Turnigy diatas dilakukan dengan memilih menu cycle kemudian melakukan seting arus charge, arus discharge dan waste time untuk waktu tunggu.

Hobyking HK 4B6

Hobbyking HK4B6

Charger Hobbyking 4B6 ini pada dasarnya sama dengan 4 buah charger imax B6 yang dirakit dalam 1 kemasan. Kelebihan charger Hobbyking 4B6 ini dapat merawat batere tamiya 4 buah secara bersamaan dengan akurasi data yang detil karena setiap cell memiliki seting dan display terpisah sendiri-sendiri. Feature untuk merawat batere tamiya pada charger ini adalah cycle dengan seting arus charge dapat di set dari 0,1A sampai 5A, arus discharge dari 0,1A sampai 1A,  waktu tunggu (waste time) dari 1 menit hingga 120 menit dan jumlah cycle dari 1x sampai 5x. Sama seperti charger Imax dan turnigy proses cycle pada carger hobbyking HK4B6 ini dalam 3 step yaitu Charge, Tunggu, Discharge dan dapat dibalik prosesnya menjadi discharge, tunggu, charge sehingga bila kita menginginkan merawat batere dengan kondisi akhir batere penuh maka pilih mode cycle Discharge/Charge dan sebaliknya bila ingin kondisi final batere kosong maka pilih mode discharge/Charge.

Kekurangan dari charger hobyking ini adalah dalam paket penjualannya tidak dilengkapi dengan power supply dan tempat batere, sehingga untuk dapat digunakan kita harus membuat tempat batere sendiri dan membeli power supply sendiri secara terpisah.

Cara merawat batere tamiya dengan charger hobbyking HK4B6 ini adalah dengan memilih menu cylce kemudian melakukan seting arus charge, arus discharge, waste time dan jumlah cycle yang diinginkan.

Dalam merawat batere tamiya saya lebih suka menggunakan charger hobbyking HK 4B6 karena kita diberikan kekuasaan penuh dalam menentukan pilihan proses perawatan batere sehingga proses merawat batere dapat lebih cepat.

Proses merawat batere tamya sebaiknya dilakukan setalha digunakan untuk lomba dan sebelum digunakan untuk lomba. Merwat baterai tamiya setelah digunakan dalam lomba bertujuan untuk menjaga umur batere. Kemudian untuk mendapatkan performa batere maksimal merawat baterai tamiya dilakukan sebelum lomba.

Bergabung Dan Dapatkan Informasi Terbaru Dari Mini 4WD Indonesia
Buat Pesan Untuk "Merawat Baterai Tamiya"
Buat Pesan Untuk "Merawat Baterai Tamiya"